bacteri E-coli

Standar

BAKTERI E.COLI
Prokariotik dibedakan menjadi dua berdasarkan karakteristik genetik dan fitur biokimianya yaitu bakteri dan archea. Pada bakteri Escherichia coli struktur genomnya berupa DNA rantai tunggal yang melingkar disebut supercoil. Suparcoil terjadi ketika rantai tungal pada pita DNA berubah menjadi rantai ganda (suprcoil positif) atau ketika rantai ganda terlepas menjadi rantai tunggal dan membentuk bulatan (supercoil negatif).

. Supercoil
Dari gambar diketahui, pada bakteri E.coli supercoil terbentuk dari pelepasan rantai ganda dari DNA. Supercoil semacam ini disebut supercoil negatif. Pada bakteri E.coli K12 yang memiliki genom berukuran 4.6 mb, pola supercoil ini terjadi karena panjang sekuen genom melebihi ukuran sel E.coli. Panjang sekuen genom sekitar 16 milimeter sedangkan ukuran sel E.coli hanya sekitar 1×2 mikrometer.

Model struktur nukeoid E.coli

Dari gambar dapat dilihat ada sekitar 40 sampai 50 supercoil DNA loop yang terpancar. Untuk melakukan putaran diperlukan protein sebagai energi. Protein diperolah dari sel. Dari setiap loop terkandung sekitar 100 kb supercoil DNA.
Meskipun genom prokariot diawali oleh penelitian pada genom E.coli, namun salah apabila E.coli dianggap sebagai gambaran umum semua prokariotik. Faktanya beberapa genom memiliki pengorganisasian yang sama, namun beberapa diantaranya lebih kompleks. Contohnya Borrelia burgdorferi B31,yang memiliki kromosom lurus sebear 91 kb dan membawa 853 gen serta di kelilingi oleh 17 sampai 18 molekul lurus dan bulat yang menyumbang 53 kb dan membawa 430 gen.
Manfaat

Bakteri E. Coli yang berada di dalam usus besar manusia berfungi untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat, dia juga membantu dalam proses pencernaan termasuk pembusukan sisa-sisa makanan dalam usus besar. Fungsi utama yang lain dari E. Coli adalah membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makan. Vitamin K berfungsi untuk pembekuan darah misalkan saat terjadi perdarahan seperti pada luka/mimisan vitamin K bisa membantu menghentikannya.

Produk yang dihasilkan

Banyak industri kimia mengaplikasikan teknologi fermentasi yang memanfaatkan E. coli. Misalnya dalam produksi obat-obatan (insulin, antiobiotik), high value chemicals (1-3 propanediol, lactate). Secara teoritis, ribuan jenis produk kimia bisa dihasilkan oleh bakteri ini asal genetikanya sudah direkayasa sedemikian rupa guna menghasilkan jenis produk tertentu yang diinginkan. Jika mengingat besarnya peranan ilmu bioteknologi dalam aspek-aspek kehidupan manusia, maka tidak bisa dipungkiri juga betapa besar manfaat E. coli bagi kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s